Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Seandainya

Kata-kata yang paling kubenci, karena akan terus membuat pikiran terjebak dalam angan-angan yang tidak pasti. Tapi kali ini terpaksa kupungkiri, entah keraguan apa yang tiba-tiba muncul ini membuat hati, keyakinan dan harapan tidak bisa berjalan beriringan. Seandainya waktu dapat ku tata kembali, maka tidak akan terjadi hal seperti ini. Bahkan bisa kutemui cerita lain dari hari ini. Memang semua sudah kehendak Illahi, ku pasrahkan hati, keyakinan dan harapan ini sampai nanti kutemui cinta sejati.

Sunyi

Suasana menjadi berbeda, dingin, tak ada rasa kasih, jarak semakin terlihat satu sama lain. Ntah kenapa sunyi semakin menghantui rasa. Apa yang perlu kutakutkan? Apa yang perlu kugelisahkan? Jika semua sudah sesuai kehendakNYA, hanya perlu meminta untuk dikembalikan seperti saat-saat bahagia bersama, menghabiskan seluruh waktu bersama yang dicinta. Tidak ada rasa kecewa hanya akan dilihat dengan mata yang penuh dengan kebahagiaan dan cinta kasih antar sesama. Percayalah, semua akan kembali seperti sedia kala.

Optimisme Waktu

Seperti yang ku kutip  " Sadari bahwa di saat ini, anda sedang berkarya. Anda menciptakan momen anda selanjutnya. Itulah kenyataannya" ( Sara Paddison) T erkadang manusia menyesali masa lalunya bahkan khawatir dengan masa depan. Bagaimanapun juga  berpikir dan berkarya sebanyak-banyaknya itu sangat penting tidak peduli halangan rintangan didepannya. Berusaha dan terus mencoba unutk mewujudkan keingan dan cita-citanya. Beri keyakinan pada diri sendiri bahwa yang dilakukan hari ini akan kita nikmati di masa selanjutnya. Bagaimana caranya agar disetiap hari selalu optimis terhadap waktu yang kita punya? Ya, dimulai dengan cara mengubah sudut pandang, karena s udut pandang yang kamu miliki ini akan berpengaruh juga terhadap tingkah lakumu sehari-hari. Kemudian bersyukur,  berada di tengah lingkungan yang baik dengan keluarga dan teman-teman yang mendukung. Jangan takut bermimpi. Evaluasi orang terdekatmu, mana yang memberi kebaikan mana yang tidak. Ada sebuah kutipan...

Life Positive

Dari kehidupan sebenarnya Aku sedang belajar, yakni sebuah pembelajaran yang tiada henti dan tiada akhir sampai pada akhirnya nyawa tak di kandung raga. Hidup mungkin terkadang sangat keras sehingga membuatku merasa jatuh tersungkur bahkan terpuruk. Namun nyatanya seburuk apapun kehidupan ia tak pernah benar – benar buruk karena memanglah dibalik kerasnya kehidupan ada hikmah yang bisa di ambil dan di jadikan pelajaran berharga untuk bekal kehidupan di masa depan kelak. Kehidupan setiap orang pastinya berbeda – beda begitupun masalahnya, namun percayalah seberat apapun masalah yang ada pastinya Anda bisa melewatinya.